Mata Ilahi, Sebuah Simbol Punya Makna Rahasia?

Di lembar uang kertas satu dolar, Mata Ilahi berada di atas piramida dengan 13 anak tangga, yang melambangkan jumlah negara bagian pertama AS. [UNIVERSAL/GETTY IMAGES]

 

 

TOTALKLIK.com–Bagaimana gambar yang tampak lugas – sebuah mata yang terletak di dalam segitiga – menjadi pangkal bermacam teori konspirasi?

Teori konspirasi berkembang di sekitar simbol-simbol samar dan tanda-tanda visual terselubung.

Mata Ilahi atau ‘Eye of Providence‘ sebuah simbol mata tunggal yang berada di dalam sebuah segitiga merupakan salah satu yang banyak dihubung-hubungkan dengan Freemason dan Illuminati, sebuah kelompok rahasia beranggotakan orang-orang elite yang konon berusaha mengontrol urusan global.

Dikutip dari BBC, Mata Ilahi menjadi api yang membara bagi para penggemar teori konspirasi karena ia tersembunyi di depan mata: ia ada di gereja-gereja dan bangunan Masonik di seluruh dunia.

Ia juga ada di bagian belakang lembaran uang kertas satu dolar Amerika dan di lambang negara Amerika Serikat, Great Seal.

Kenyataannya, ini memang pilihan tak biasa dan sejujurnya cukup aneh untuk simbol negara AS.

Sebuah mata tanpa tubuh secara kuat mengisyaratkan adanya “Big Brother” yang secara otoritatif memata-matai semua orang.

Terlebih ketika dikombinasikan dengan piramida di bawahnya, sebuah lambang kultus kuno yang misterius.

Jadi, apa makna Mata Ilahi, mengapa simbol ini begitu mempesona, dan kenapa ia sering kali dihubungkan dengan Freemason dan Illuminati?

Mata Ilahi
Mata Ilahi di dalam lukisan Supper at Emmaus (1525) karya Pontormo ditambahkan belakangan untuk menyembunyikan wajah tiga sisi yang dilarang di era Kontra-Reformasi. [UFFIZI GALERIES]
Mata Ilahi awalnya adalah simbol Kristiani, dan contoh paling awal dari penggunaannya adalah dalam karya seni religius era Renaisans untuk mewakili sosok Tuhan.

Salah satu lukisan yang menampilkannya adalah karya Pontormo pada 1525, Supper at Emmaus, meskipun simbol itu dilukis belakangan, kemungkinan pada 1600-an.

Ikon ini juga muncul dalam buku tentang simbol-simbol berjudul Iconologia yang dicetak pertama kali pada 1593. Dalam cetakan lebih baru, Eye of Providence dimasukkan sebagai atribut dan personifikasi dari ‘Mata Ilahi’, atau mata Tuhan yang melihat segalanya.

Seperti nama dan penggunaannya di masa lalu, simbol ini diciptakan untuk melambangkan Tuhan yang mengawasi umat manusia dengan penuh kasih sayang.

Next page >>>                Dibuat dari masa lalu